Pasokan Sayur Anjlok 10 Persen

PASOKAN sayur-mayur di Pusat Agrobisnis Mantung, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mulai merosot akibat kekeringan. Kepala Unit Pelaksana Teknis Pasar Mantung Kantil Trimintoyo kepada Media Indonesia, kemarin, menyatakan pasokan 22 komoditas sayur sejak awal Oktober mulai menurun sekitar 10% dari total pasokan rata-rata sekitar 150 ton per hari.

Menurunnya pasokan sayur berbagai komoditas itu disebabkan kemarau. Pasalnya, produksi sayur di tingkat petani hampir habis karena mereka mulai menyiapkan lahan untuk menghadapi tanam pertama di awal musim penghujan.

Sejauh ini, kendati sudah ada hujan ringan di sejumlah wilayah Malang dan sekitarnya, hujan tersebut belum merata. Oleh karena itu, panen sayur juga kurang optimal, dan dampaknya dibarengi dengan kenaikan harga di pasaran.

“Harga kubis naik dari Rp500 per kg menjadi Rp3.500 per kg dan kentang naik dari Rp6.500 menjadi Rp7.200 per kg,” tegas Kantil. Pasokan kentang, lanjutnya, didapat dari hasil panen petani di lereng Gunung Bromo dan Gunung Semeru, yakni war ga Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kendati pasokan sayur di Pusat Agrobisnis Pasar Mantung menurun, ketersediaan sayur masih mencukupi kebutuhan lokal dan regional di Jatim. Bahkan, pedagang rutin mengirim sayur ke Kalimantan dua kali dalam sepekan.

“Pedagang rutin mengirim sayur ke Kalimantan rata-rata 25 ton sekali kirim sebanyak 3 kali dalam seminggu,” kata Kantil. Giman, petani kentang di Desa Ngadas, Poncokusumo, mengatakan sekarang sudah akhir musim panen kentang. Hampir seluruh petani di Ngadas panen raya, dan sekarang proses menyiapkan lahan untuk tanam selanjutnya.

“Saat ini petani berkonsentrasi menggarap lahan. Sebagian warga bekerja di sektor pariwisata sebagai tukang ojek dan jasa jip melayani pengunjung Gunung Bromo,” tegasnya.

Demikian juga dengan Jumai, petani sayur di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang mengatakan seluruh petani Tengger sudah panen. Dengan begitu, pasokan sayur yang biasa dikirim ke Pasar Mantung Malang berhenti total sejak sebulan terakhir. (BN/N-2) Media Indonesia, 27/10/2014, Halaman : 11

0 komentar:

Posting Komentar